Menikmati Sayur Lada Khas Pandeglang


Bagi masyarakat Pandeglang,  siapa yang tidak mengenal Sayur Lada ?. Sayur lada yang biasa kita temukan pada acara kenduri atau syukuran, menjadi suatu masakan  wajib yang tidak pernah tertinggal.

Perjalanan kali ini, saya akan berkunjung ke sebuah warung nasi disekitar Curug Sawer Pandeglang yang menyajikan Angen Lada (Sayur Lada) sebagai masakan andalannya. Warung nasi yang terletak di Jalan Raya Serang ini terlihat penuh dipadati pengunjung dari berbagai kalangan, baik PNS, Pegawai Swasta bahkan Sopir Angkot pun terlihat antri di warung ini.  Warung KELANA JAYA, demikian pemiliknya menyebut nama warung  ini.  Didalam Warung yang  sederhana ini, terdapat sebuah televisi ukuran 20 Inch dengan menyajikan lagu-lagu melayu sebagai pengantar makan siang kami.

Saparudin yang kerap dipanggil Bang Encep, menyambut kedatangan kami. Orangnya terlihat familiar dan cepat akrab dengan para pengunjung yang mampir diwarung ini. Disela-sela kesibukannya melayani pengunjung, akhirnya ia menyempatkan diri untuk berbincang-bincang. “Awalnya saya hanya bermodalkan uang sebesar 70 ribu, pak” ujarnya mengawali pembicaraan.

“Dulu saya pernah menjadi sopir angkutan kota (angkot), dari pengalamannya menjadi sopir ini kemudian muncul ide untuk membuat warung nasi ini. Awalnya saya hanya menempati areal yang relatif kecil, tapi kemudian setelah beberapa kali pindah, akhirnya saya bisa menempati tempat ini. Alhamdulillah tempatnya sekarang bisa menampung pengunjung puluhan orang” lanjutnya.

Usaha yang dirintisnya sejak tahun 2003 ini, ia tekuni dengan penuh kesabaran. “Tidak sedikit hambatan dan tantangan yang menghalangi usaha ini, tapi alhamdulillah berkat kesabaran semuanya bisa saya lewati” ujarnya.

“Sekarang hampir kurang lebih 100 orang pengunjung tiap harinya makan disini, pak. Ya, cukuplah untuk memenuhi kebutuhan keluarga saya sehari-harinya” lanjutnya. Warung yang dikelolanya ini memang terbilang warung sederhana, tapi uniknya beberapa orang pengunjung terlihat berasal dari kalangan menengah. Saat ditanya menu andalan yang disajikan diwarung ini, ia menjawab “Angen Lada” sebagai masakan favorit yang banyak dipesan pengunjung, disamping ikan bakar ujarnya.

“Tidak ada kiat khusus dalam meramu bumbu yang disajikan, kami meraciknya seperti biasa” kata Bang Encep. Tapi menurut penuturannya, masakan Angen Lada ini bisa meningkatkan vitalitas seorang pria. Hal ini dibenarkan oleh seorang pengunjung, “Saya hampir tiap hari makan siang disini pak, biasanya saya sering memesan Angen Lada ini kepada Bang Encep” ujarnya.

Selain beraktifitas sehari-hari mengelola warung ini, Bang Encep juga ternyata mempunyai aktifitas lain. Ia yang gemar menyanyi ini, sekarang juga mengelola sebuah group musik melayu. Group yang ia namakan KELANA JAYA ENTERTAINMENT ini sering manggung dipentas-pentas hiburan rakyat maupun ditempat-tempat hajatan. Kegiatan yang satu ini, memang merupakan hobi dari dulu ujarnya, “Terkadang saya pun membuat CD-nya saat pentas pak, oleh karena itu TV disini, sering saya pakai untuk memutar Cd rekaman saat saya mentas” sambungnya sambil tersenyum. ***

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

2 Balasan ke Menikmati Sayur Lada Khas Pandeglang

  1. amir berkata:

    Kang Encep Angen lada perlu di lestarikan, sebab Pandeglang perlu makanan khas, Angen lada bisa dibilang sejenis soto khas Pandeglang, yang wanginya khas walang sangit. Aku rindu sayur lada

  2. Dede Wahdiati berkata:

    minta resep angen lada donk……

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s