Kelompok masyarakat di Banten masa Pra-Islam


KELOMPOK MASYARAKAT DI BANTEN MASA PRA ISLAM

Naskah Sanghyang Siksa Kandang Karesyan memberikan keterangan-keterangan yang cukup jelas mengenai adanya kelompok masyarakat kerajaan Sunda sebelum Islam. Kelompok itu tidak disebutkan berdasar tata jenjang di dalam sistem birokrasi pemerintahan; pembagiannya didasarkan kepada fungsi yang dimiliki masing-masing kelompok tersebut.

Oleh sebab itu, dijumpai adanya kelompok rohani dan cendekiawan, kelompok alat negara, dan kelompok ekonomi yang kemudian terbagi ke dalam beberapa golongan.

Kelompok rohani dan cendekiawan terdiri dari :

  • Memen/Dalang, yang mengetahui berbagai lagu dan nyanyian,
  • Hempul, yang mengetahui berbagai macam permainan,
  • Prepantun, yang mengetahui berbagai macam pantun dan ceritera,
  • Marangguy, yang mengetahui berbagai macam ukiran ukiran,
  • Pangoyok, yang mengetahui berbagai macam pakaian,
  • Paratanda, yang mengetahui berbagai macam tingkat dan kehidupan keagamaan,
  • Brahmana, yang mengetahui berbagai macam mantra,
  • Janggan, yang mengetahui berbagai macam pertanda zaman,
  • Pandita, yang mengetahui berbagai macam buku pustaka keagamaan,
  • Paraloka, yang mengetahui berbagai macam tingkah para dewa,
  • Juru basa darmamurcaya, yang mengetahui berbagai macam bahasa yang diketahui orang pada masa tersebut (=juru bahasa), dan
  • Barat katiga, peramal cuaca?.

Disamping itu, ada kelompok yang sama sekali tidak jelas identitasnya, seperti :

  • Belamati,
  • Juru moha.

Semua kelompok masyarakat yang disebutkan itu, di dalam melaksanakan dharma atau tugas masing-masing sesuai dengan fungsinya, disebut ngawakan tapa di nagara (=melaksanakan tapa di tengah negara).

Kelompok masyarakat berdasarkan ekonomi antara lain :

  • pangalasan = orang utas
  • juru lukis = pelukis
  • pande dang = pandai tembaga, pembuat perabot dari tembaga
  • pande mas = pandai mas
  • pande glang = pandai gelang
  • pande wesi =pandai besi
  • guru wida(ng) medu wayang = pembuat wayang
  • kumbang gending = penabuh gamelan, pembuat gamelan?
  • tapukan = penari
  • banyolan = pelawak
  • pahuma =peladang
  • panyadap = penyadap
  • panyawah = penyawah
  • panyapu = penyapu
  • pamanah = pemanah
  • pangulang desa calagara = pemungut pajak di pelabuhan
  • rare angon = penggembala
  • pacelengan = peternak babi
  • pakotokan = peternak ayam
  • palika = nelayan, penangkap ikan
  • pretolom = penyelam
  • pahuwang = pawang, pelaut
  • harop catra = juru masak

Kelompok masyarakat yang bertugas sebagai alat negara ialah :

  • mantri = menteri
  • bayangkara = penjaga keamanan
  • prajurit = prajurit, tentara
  • pam(a)rang = pemerang, tentara
  • nu nangganan = nama jabatan di bawah mangkubumi
  • Kepala prajurit disebut hulu jurit.

Yang tidak kurang menariknya ialah keterangan yang menyatakan bahwa di kerajaan Sunda juga sudah terdapat orang-orang yang memperoleh penghasilan dengan jalan yang tidak disukai masyarakat umumnya. Pekerjaan itu ialah antara lain :

  • meor = ?
  • ngodok = merogo, mencopet ?
  • nyepet = mencopet ?
  • ngarebut = merebut
  • ngarogoh = merogoh saku
  • papanjingan = memasuki (rumah orang, mencuri),
  • maling = mencuri dan
  • ngabegal = membegal

Pekerjaan seperti itu termasuk cekap carup, sesuatu yang pantang diturut, dan hal-hal seperti itu disebut sebagai guru nista, yaitu hal-hal yang dianggap sangat nista atau hina.

————— kembali kehalaman pertama —————

Iklan
Pos ini dipublikasikan di 01 Sejarah. Tandai permalink.

Satu Balasan ke Kelompok masyarakat di Banten masa Pra-Islam

  1. akanovak berkata:

    membaca judulnya dengan isinya, rasanya lebih tepat jika di katakan “Masyarakat Sunda” ketimbang “Masyarakat Banten”, mengingat saat itu Banten merupakan salah satu bagian dari wilayah Pajajaran dan memang sama2 suku sunda, terlepas dari Banten sebagai pusat penyebaran Islam atau bukan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s