Fakta unik tentang dampak Letusan Krakatau


FAKTA UNIK TENTANG LETUSAN GUNUNG KRAKATAU

PANDEGLANG, Saat browsing, mencari data tentang dampak Letusan Gunung Krakatau. Saya mendapatkan sebuah tulisan yang dimuat dalam sebuah forum. Yang menarik adalah posting ini mengemukakan tentang fakta yang benar-benar mencengangkan tentang dampak Letusan Gunung Krakatau.

Si Penulis menemukan sebuah peta yang dibuat oleh Raffles, saat ia membaca buku-buku CCCL (Pusat Studi Bahasa Perancis di Surabaya). Buku yang berjudul “History of Java” ini dibuat tahun 1817. Bukunya terdiri dari 2 volume yang Isinya tentang detil2 peradaban Jawa serta sejarah2nya.

Di buku itu terdapat gambar peta pulau Jawa yang dibuat dengan amat detil dengan gambar tangan yang berkualitas tinggi. Nama-nama daerah beserta batas-batas karesidenan Jawa pada tahun 1817 (ada Kedu, Charibon, Priangenesche, Blambangan, Pasoeroean, dll) sudah terdapat dalam peta tersebut, setelah mengamati detil-detil gambarnya, Ia terkejut melihat garis pantai sebelah barat Banten yang sangat amat berbeda dengan garis pantai barat Banten sekarang..!!

Untuk melihat perbedaannya, berikut ini adalah peta perbandingan hasil capture Google Map dengan Peta buatan Raffles yang dibuat tahun 1817 ini.

Click untuk memperbesar

Click untuk memperbesar

Pastinya kita sudah tahu bahwa Tsunami after impact Ledakan Krakatau pernah meluluhlantakkan pesisir barat Banten, namun kita sering disuguhi oleh gambar peta masa kini (setelah 1883), sehingga kita tidak pernah tahu peta Pesisir Banten sebelum tahun tersebut. Sehingga kita pun jadi tahu betapa dahsyat impactnya terhadap fisik pulau Jawa sampai sekarang.

Detil Penjelasan: Ujung Kulon dahulu belum seperti sekarang, masih tergabung mantab dengan pulau Jawa, bandingkan dengan Ujung Kulon sekarang yang hampir habis leher garis pantainya hingga hampir menjadi sebuah pulau terpisah.

Lalu pada Pesisir barat Banten terdapat semenanjung yang menyerupai cula badak pada peta 1817, bandingkan dengan peta sekarang, semenajung tersebut sama sekali hilang.

Ini Peta Lengkapnya : Click untuk memperbesar...

——————— Kembali ke halaman Pertama ———————

Iklan
Pos ini dipublikasikan di 01 Sejarah. Tandai permalink.

3 Balasan ke Fakta unik tentang dampak Letusan Krakatau

  1. firdaus berkata:

    keren nih,, penting di ketahui oleh anak bangsa, khususnya anak banten sendiri

  2. Novi berkata:

    Saya tertarik dg posting ini & kemudian melakukan penelusuran akademik, termasuk ke peta2 kuno Belanda & jurnal2 akademik seperti ‘marine geology’, ‘GeoJournal’, ‘Journal of Vulcanology & Geothermal Research’. Lokasi perubahan yg dimaksud disini adalah Teluk Slamadarang & Tanjung Lesung. Sayangnya tidak ada record / catatan sama sekali di jurnal2 akademik tsb soal perubahan topografi Jawa tsb & peta2 kajian mereka juga tidak mencantumkan perubahan tsb. Juga dari peta kuno belanda dari RA Van Sandick yg berlayar dg kapal “Gouverneur General Loudon” saat letusan 26-29 Agustus 1883 di Selat Sunda juga tidak ada perubahan dimaksud. Ini aneh, karena perubahan yg sangat signifikan tsb tidak mungkin terlepas dari kajian akademik / catatan sejarah. Kesimpulan saya : Raffles kurang akurat menggambar bentuk pulau Jawa walau detilnya tetap bagus. Maklum saat itu penggambaran peta masih didasarkan semata dari pengamatan visual baik dari sumber langsung ataupun peta-peta serupa lainnya atau kompilasi dari berbagai pengamatan sumber lain. Demikian koreksi sumbangan saya.

  3. 1 berkata:

    Bagussssssssssssssssssssssssssssssssssssssss

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s