Satuan Kerja Perangkat Daerah harus buang jauh-jauh EGO SEKTORAL


Pandeglang (14/04)

”Satuan Kerja Perangkat Daerah harus buang jauh-jauh EGO SEKTORAL”

PANDEGLANG, ”Saya minta pada Satker SKPD yang terkait dengan Komisi Irigasi, agar buang jauh-jauh ego sektoral, cobalah mengambil peran dengan benar sesuai dengan tugas pokonya masing-masing dan ciptakan sinergitas. Ciptakan Inovasi dan buat sinergi dengan sub sistem yang lain. Jangan mengulangi lagi kesalahan yang sama, menunggu instruksi, mohon petunjuk atau sikap tidak peduli dan bekerja hanya formalitas dan ritual semata. Sudah cukup sampai kemarin saja masyarakat petani terabaikan” hal ini disampaikan Bupati Pandeglang H.Erwan Kurtubi saat memberikan pengarahan kepada peserta Rapat Konsolidasi Komisi Irigasi Kabupaten Pandeglang yang dilaksanakan di Oproom III (Selasa 14/04).

Komisi Irigasi yang dibentuk berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 2006 ini, adalah merupakan Institusi yang mewadahi komunikasi antara para petani pemakai irigasi air dan Pemerintah Daerah. Komisi ini juga berfungsi sebagai lembaga yang memberikan saran kebijakan konstruktif pada Pemerintah Daerah dibidang penggunaan air untuk pertanian, pembangunan, pengembangan dan pemeliharaan irigasi dan upaya-upaya yang harus dilakukan guna peningkatan produktifitas pertanian dan kesejahteraan petani pada umumnya.

Hadir dalam rapat tersebut, seluruh Pelaksana Komisi Irigasi yang terdiri dari camat, Kepala UPT Dinas PU Wilayah, Kepala UPT Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan, Ketua KTNA Kecamatan, Ketua Gabungan P3A / P3A Mitra Cai. Sedangkan susunan Komisi Irigasi terdiri dari Bupati Pandeglang sebagai Pembina, Asda II Bidang Ekbang sebagai Ketua, Kepala Bappeda sebagai Wakil Ketua, Kepala Dinas PU sebagai Ketua Pelaksana Harian, Kabid Pengembangan Sumber Daya dan Kelembagaan Dinas Pertanian sebagai Ketua Bidang Pengembangan dan Operasional Jaringan Irigasi, Kabid Fisik dan Prasarana Bappeda sebagai Ketua Bidang Pembinaan Kelembagaan dan SDM, Kabid Pengairan Dinas PU sebagai Sekretaris, sedangkan yang menjadi Komisi Irigasi adalah Kabid Perekonomian, Penanaman Modal dan BUMD Setda, Kabid Pengendalian Dampak Lingkungan Dinas LH, Kabid Program dan Pengembangan SDM Dinas Kehutanan, Kabid Sarana dan Prasarana Dinas Kelautan, Ketua Forum GP3A, Dekan Fakultas Pertanian Unma, Ketua Forum P3A dan Ketua KTNA.

”Dinas Pertanian, Dinas Pekerjaan Umum adalah Satuan Kerja yang secara Struktur Pembiayaan ya sengaja diperkuat dan diprioritaskan, Jangan sampai Saudara PELIT untuk memperhatikan Rakyat. Saya secara pribadi tidak minta saudara untuk DILAYANI, saya hanya meminta saudara memberikan layanan terbaik bagi masyarakat. Patuhi aturan dan gunakan keleluasaan yang saya berikan untuk memberikan layanan-layanan extra yang terbaik bagi masyarakat” lanjut Bupati.

Sementara itu Kabid Fisik dan Prasarana Bappeda, H. Mahmud Ali mengatakan bahwa ”Rapat Komisi Irigasi ini agar bisa digunakan sebagai sarana merekonstruksi ulang Komisi Irigasi (KOMIR) dan Sekretariat Komir dengan prinsip Struktur yang ramping, tetapi kaya akan fungsi. Saya juga berharap ada relawan-relawan yang memiliki kompetensi yang memadai, yang benar-benar iklas mewakili Petani Pemakai Air duduk di KOMIR ini, bukan otomatis dan bukan karena kepentingan sesaat. Dengan rapat kali ini juga diminta dapat mengkaji dan membentuk sekretariat yang tangguh yang dapat berfungsi dengan baik memback up kegiatan Komisi Irigasi ini” tuturnya. (iim-humas)

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s