Pendidikan dan Pelatihan Dasar Kepemimpinan Pemuda


Humas – Pandeglang (07/04)

“Pendidikan dan Pelatihan Dasar Kepemimpinan Pemuda”

PANDEGLANG, Sebanyak 10 Organisasi Kepemudaan di Kabupaten Pandeglang ikuti Pendidikan dan Pelatihan Dasar Kepemimpinan Pemuda yang dilaksanakan oleh Dinas Pemuda dan Olaharaga Kabupaten Pandeglang di Aula Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Pandeglang hari Rabu (07/04). 55 orang perwakilan dari 10 OKP tersebut akan mengikuti kegiatan ini sehari penuh dengan materi Kebijakan-kebijakan Pemerintah dalam bidang Kepemudaan.

”Saya berharap kegiatan ini menjadi agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun, karena dengan kegiatan seperti ini, selain akan menambah wawasan kepemimpinan kepemudaan juga menjadi sarana silaturahmi dan temu muka dari para pengurus Organisasi Kepemudaan di Kabupaten Pandeglang. Meskipun dengan keterbatasan anggaran yang kami miliki, kami berusaha keras agar kegiatan ini dapat terlaksana, oleh karena itu saya juga berharap kedepan anggaran-anggaran kepemudaan dapat lebih ditingkatkan” ujar Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pandeglang Nasda Kurniadi.

Sementara itu Bupati Pandeglang H.Erwan Kurtubi dalam pengarahannya mengatakan bahwa ”Saat ini saya bersama aparatur sedang berusaha keras merubah pola pikir masyarakat agar mereka bisa mandiri dan tidak menggantungkan hidupnya dari pemberian. Kebijakan-kebijakan yang dulu selalu menempatkan masyarakat sebagai Objek Pembangunan sudah selayaknya mulai kita rubah agar mereka disertakan sebagai Subjek Pembangunan. Memberi akan lebih baik daripada sekedar Meminta, dan untuk mencapai hal tersebut adalah dengan upaya bagaimana kita dapat membangun masyarakat yang berdaya dan mampu menggali potensi yang mereka miliki syaratnya adalah harus ditunjang dengan pembangunan Infrastruktur yang memadai” ujarnya.

Menanggapi tentang banyaknya tuntutan masyarakat yang terkesan tidak sabar menuntut perubahan di Pandeglang, ia menjawab ”Sementara ini saya baru menjabat sebagai Bupati dalam beberapa bulan, sangat sulit bagi saya merubah segala sesuatunya dengan cepat dalam waktu sependek ini. Tapi ia beserta jajarannya akan berusaha keras untuk melakukan perubahan secara tahap demi tahap, minimal saya dapat meletakan dasar-dasar pemerintahan yang baik dan sesuai dengan Peraturan dan Perundang-undangan yang berlaku, disamping merubah pola pikir masyarakat agar semakin cerdas dalam menyikapi berbagai masalah yang menimpa daerah ini” tuturnya.

”Bagi saya ada tiga kriteria yang harus dimiliki seorang pemimpin, yaitu ”Otot, Otak dan Watak”, Otot artinya seorang pemimpin haruslah orang yang sehat secara jasmani agar dalam menjalankan tugas-tugasnya pemimpin dapat melaksanakan dengan baik, karena ketika seorang pemimpin sering terganggu fisiknya maka kepemimpinan yang harus ia jalankan akan tidak efektif. Kedua adalah OTAK, seorang pemimpin harus memiliki kecerdasan dan kemampuan memecahkan masalah dengan baik dan yang terakhir adalah WATAK atau sikap dan perilaku ini adalah syarat yang memang harus dimiliki seorang pemimpin, karena dengan sikap dan perilaku yang baik, maka kebijakan-kebijakan dikeluarkan tentunya akan menghasilkan kebijakan yang baik pula” lanjutnya. (iim-humas)

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s