Pelatihan dan Evaluasi Proyek Wash Response 2009/2010 dan serah terima kegiatan kerjasama Islamic Relief diserahterimakan hari ini


Humas – Pandeglang (31/03)

“Pelatihan dan Evaluasi Proyek Wash Response 2009/2010 dan serah terima kegiatan kerjasama Islamic Relief diserahterimakan hari ini

PANDEGLANG, Proyek Wash Responses to drought In Pandeglang Regency yang diluncurkan oleh Islamic Relief Indonesia, hari ini diserah terimakan di Pendopo Kabupaten Pandeglang. Kegiatan yang dirangkaikan dengan Acara Penutupan Pelatihan dan Evaluasi Proyek Wash Response 2009/2010 ini, dilanjutkan dengan Serah Terima 30 Unit Sarana Air Bersih kepada 30 perwakilan masyarakat dari 30 kampung pada 16 Desa di Kecamatan Banjar, Saketi, Picung, Cibaliung dan Cibitung.

Sedangkan Pelatihan Pemeliharaan Sarana Air bersih yang dilaksanakan selama dua hari, dari hari Selasa tanggal 30 Maret 2010 sampai dengan Hari Rabu tanggal 31 Maret 2010 ini, diisi dengan materi Bongkar Pasang Mesin Jetpump, Pembukuan dan Pengelolaan Keuangan dan Promosi PHBS di masyarakat Bidang Air Bersih, Sanitasi dan Higiene sedangkan untuk materi tambahan diadakan juga Kerja Kelompok, Presentasi dan Diskusi dengan Pengantar Evaluasi Harapan dan Kenyataan Masyarakat dalam mencapai Hidup Bersih dan Sehat di Bidang Air Bersih dan Sanitasi.

Hadir dalam acara tersebut Perwakilan dari Kepala Bappeda Provinsi Banten, Assisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Utuy Setiadi, Perwakilan Kepala Bappeda Kabupaten Pandeglang, Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Pandeglang, Kepala Dinas Kesehatan, para Camat, Kepala UPT Puskesmas, Kepala Desa dan Tim Pengelola Air (TPA) dan Tim Pemberantas Dolbon (TPD) Kabupaten Pandeglang.

Acara Penutupan Pelatihan dan Evaluasi  Proyek Wash Response 2009/2010 Kerjasama Islamic Relief,  Pemerintah Kabupaten Pandeglang dan Office for the Coordination of Humanitarian Affairsng (UN-OCHA) diitutup oleh Bupati Pandeglang H.Erwan Kurtubi.

”Kegiatan ini secara signifikan menurunkan tingkat kesakitan dan kematian yang diakibatkan oleh penyakit bawaan air bagi masyarakat yang sering kekurangan air bersih. Oleh karenanya Pemerintah Kabupaten Pandeglang sangat berharap, bantuan dan kerjasama yang telah terjalin selama ini akan semakin erat dan dapat berlanjut kepada Program dan Jenis Kegiatan yang lainnya, terutama untuk kegiatan pemberdayaan ekonomi masyarakat” demikian disampaikan Bupati.

Sedangkan menanggapi terbentuknya Tim Pengelola Air (TPA) dan Tim Pemberantasan Dolbon (TPD) yang sejak hari kemarin telah mengikuti pelatihan guna meningkatkan pengetahuan dan keterampilan serta pemeliharaan dan pengelolaan air bersih, Bupati mengatakan ”Dengan telah terbentuknya TPA ini diharapkan Pengelolaan Sarana Air Bersih dan pendistribusiannya dapat terlaksana dengan baik. Keberadaan TPA tersebut kiranya dapat pula bersinergi dengan TPD dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sehingga kebiasaan buruk Buang Air Besar di luar MCK yang sampai saat ini masih dilakukan oleh sebagian kecil masyarakat dapat semakin berkurang”lanjutnya (iim-humas)

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s