106 Kepala Desa di Kabupaten Pandeglang dilantik dan diambil sumpahnya hari ini


Humas – Pandeglang (29/03)
“106 Kepala Desa di Kabupaten Pandeglang dilantik dan diambil sumpahnya”

PANDEGLANG, Sebanyak 106 Kepala Desa periode 2010-2016 di Kabupaten Pandeglang, hari ini Senin (29/03) dilantik dan diambil sumpahnya oleh Bupati Pandeglang H.Erwan Kurtubi di Pendopo Kabupaten Pandeglang. Para Kepala Desa yang didampingi oleh keluarganya memadati halaman Pendopo baik disisi kiri maupun sisi kanan halaman Pendopo.

Hadir dalam acara tersebut Ketua DPRD Pandeglang yang diwakili oleh H. Sudiana Sasmita, Dandim 0601 Veri Sudianto, Kepala Pengadilan Negeri Pandeglang H. Yapi, Kapolres Pandeglang yang diwakili oleh Kabag Ops Kompol Agus, Para Kepala Dinas/Badan/Kantor dan Camat sekabupaten Pandeglang, Ketua BPD, Tokoh Masyarakat dan dan Pimpinan Organisasi sekabupaten Pandeglang.

Pengambilan Sumpah Jabatan secara simbolis dilaksanakan kepada H. Pendi Kepala Desa Angsana dan Yuyun Muntarsih Kepala Desa Banjarsari dan menjadi saksi dalam acara pengambilan sumpah ini adalah Inspektur Inspektorat H.Dodo Djuanda yang didampingi Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa H.Umar Mansyur disertai Rohaniawan dari Departemen Agama Kabupaten Pandeglang.

Pengambilan Sumpah Jabatan dan Pelantikan ini adalah merupakan hasil dari Pemilihan Kepala Desa yang dilaksanakan dengan serempak pada hari Minggu tanggal 14 Maret 2010 tersebar di 106 Desa. Kegiatan Pemilihan Kepala Desa dapat dilaksanakan ini, menunjukan bahwa pemahaman masyarakat akan arti penting Demokrasi semakin meningkat, dimana antusiasme dan partisipasi masyarakat dalam Pemilihan Kepala Desa lebih baik.

Bupati Pandeglang H. Erwan Kurtubi dalam sambutannya mengatakan ”Kepala Desa terpilih yang dilantik hari ini, agar lebih memperhatikan peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan desa ddengan menyerap, menghimpun, menampung dan sekaligus menindaklanjuti aspirasi masyarakat sehingga harapan-harapan dan hak-hak masyarakat dapat terakomidir ”tuturnya.

Sebelum mengakhiri sambutannya Bupati menghimbau agar Kepala Desa yang terpilih agar dapat mendukung pelaksanaan tugas Sekretaris Desa yang telah ada dan juga dapat membina hubungan kerja yang baik dan memaksimalkan potensi Sekretaris Desa serta Aparat Desa lainnya sebagaimana Instruksi Menteri Dalam Negeri. Visi dan Misi Program Kerja yang telah disampaikan pada saat pencalonan Kepala Desa agar dapat dilaksanakan untuk mencapai tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan desa. Kepala Desa terpilih agar dapat mengajak dan melibatkan seluruh komponen masyarakat desa termasuk para calon Kepala Desa yang tidak terpilih untuk bersama-sama membangun Desa. Selain itu Kepala Desa yang terpilih agar mematuhi aturan-aturan yang berlaku dalam penyelenggaraan Pemerintahan Desa serta memiliki Komitmen yang tinggi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat” lanjutnya. (iim-humas)

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Satu Balasan ke 106 Kepala Desa di Kabupaten Pandeglang dilantik dan diambil sumpahnya hari ini

  1. Rajab Ganjar Nugraha berkata:

    Dua bulan terakhir di kampung halaman saya Cianjur Jawa Barat diramaikan… ??? Di sepanjang jalan utama propinsi Jawa BArat sampai ke jalan-jalan kecil terpampang baliho dan spanduk yang mempromosikan para kandidat yang maju dalam pemilihan kepala daerah di wilayahnya. Begitu juga di media masa lokal, yang pada umumnya berisi berita sosialisasi dan iklan calon kepala daerah. Berdasarkan pengamatan dari iklan dan berita sosialisasi kepala daerah tersebut, kebanyakan kandidat mempunyai slogan “SAKTI” bernama “perubahan”, terlebih lagi para kandidat yang pernah menjadi kepala daerah di tingkat lebih rendah yang maju ke tingkat yang lebih tinggi. Mereka mengaku telah melakukan perubahan di daerah yang telah mereka pimpin sebelumnya. Ada yang mengatakan; “Terbukti membuat perubahan”, “Bersama membawa perubahan”, “Perubahan untuk lebih baik.” Apapun perubahan yang telah mereka lakukan sebelumnya mungkin hanya rakyat yang pernah mereka pimpinlah yang tahu keadaan sesungguhnya. Namun apakah perubahan yang dikampanyekan akan sesuai dengan harapan dan keinginan masyarakat pemilih? Saya berharap masyarakat dapat mencerna slogan-slogan perubahan yang diusung oleh para calon kepala daerah dengan baik, jangan menerima mentah-mentah jualan yang ditawarkan oleh para kandidat karena tidak semua perubahan yang dilakukan oleh para kepala daerah di Indonesia ini bermanfaat bagi warganya. Beberapa hal yang dapat saya contohkan di sini misalnya pemberian izin penambangan dan pemanfaatan hutan yang terlalu berlebihan sehingga merusak lingkungan, pemberian izin trayek angkutan kota yang terlalu banyak yang menimbulkan kemacetan, pemberian izin pendirian pabrik atau pusat perbelanjaan tanpa mempertimbangkan keseimbangan tata ruang kota sehingga menimbulkan kesemrawutan, dan masih banyak yang lainnya. Apakah perubahan yang seperti begini yang diharapkan oleh pemilih? Pemilih yang cerdas juga harus memperhatikan apakah perubahan yang dibawa oleh para kandidat kepala daerah itu membawa pihak-pihak tertentu sebagai sponsor atau kroni yang punya kepentingan untuk mendapatkan proyek kemudian hari di daerahnya. Jika terjadi hal yang demikian, dikhawatirkan nanti jika terpilih si kandidat akan tersandera oleh hutang budi kepada sang sponsor sehingga dia akan mudah untuk diintervensi dan diatur sesuai dengan keinginan sponsor untuk mendapatkan proyek-proyek besar atas nama “perubahan” di daerah tersebut. Dan pada akhirnya perubahan yang diharapkan oleh masyarakat hanya akan dirasakan oleh segelintir orang yang berada di lingkaran kekuasaan kepala daerah. Saya berharap agar para pemilih kepala daerah, bukan hanya di DAERAH ini tapi juga di seluruh Indonesia dapat memilih dengan rasional dan bijaksana para pemimpin daerahnya, jangan sampai bagaikan memilih kucing dalam karung. Apalagi memilih bunglon yang suka berubah-rubah, bukannya melakukan perubahan ke arah yang lebih baik, malahan nanti setelah terpilih dia berubah pendirian terhadap janji-janji kampanyenya. Jangan hanya tergiur dengan slogan janji perubahan yang ditawarkan oleh para calon kepala daerah tanpa mencermati perubahan apa yang ditawarkan oleh mereka. Pilihlah pemimpin yang amanah dan dapat dipercaya untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik, yang bukan hanya sekedar melakukan perubahan fisik, tapi juga merubah akhlak dan moral masyarakat yang dipimpinnya menjadi lebih baik. Sebagai penutup, tulisan saya ini bukan bermaksud menyinggung atau menyindir para calon kepala daerah, hanya sekedar mengingatkan agar para calon kepala daerah agar lebih serius dengan janji-janji perubahan yang ditawarkannya dan mengajak masyarakat agar lebih cerdas dan bijak dalam memilih pemimpinnya kelak di kemudian hari. Semoga para kepala daerah yang terpilih nantinya dapat membawa perubahan sesuai dengan yang harapan masyarakat nantinya.

    ..salam ..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s