Mari kita Rubah Paradigma Berfikir Masyarakat dari Konsumtif menjadi Produktif


Humas – Pandeglang (27/03)

“Mari kita Rubah Paradigma Berfikir Masyarakat dari Konsumtif menjadi Produktif”


PANDEGLANG, ”Harus ada kemauan dan keberanian serta komitmen yang jelas untuk membangun, kompak dengan masyarakat dan bersatu untuk satu tujuan dan ini bukanlah pekerjaan yang ringan, menyatukan persepsi guna mencari solusi di era demokrasi saat ini terkadang menjadi suatu hal yang mahal karena banyaknya kepentingan yang muncul dari berbagai sisi” demikian disampaikan oleh Bupati Pandeglang H.Erwan Kurtubi saat memberikan sambutannya pada acara Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) MUI Kabupaten Pandeglang Tahun 2010 yang dilaksanakan hari Sabtu (27/03) di Gedung MUI Kabupaten Pandeglang.

”Salah satu tantangan bagi saya adalah bagaimana merubah paradigma berfikir masyarakat dari program yang konsumtif menju program yang lebih produktif dan mempunyai jangkauan luas terhadap seluruh masyarakat. Tantangan lain berkaitan dengan anggaran, tahun ini Kabupaten Pandeglang harus menyelenggarakan Pemilukada yang juga menyerap APBD yang cukup Signifikan sebesar 24 Miliar rupiah dan Cost Sharing PNPM Mandiri sebesar 30 Miliar Rupiah yang harus dipenuhi pada APBD Tahun 2010 ini. Semua harus kita selesaikan dan laksanakan dengan baik meskipun terdapat beberapa program yang dikurangi volume pembiayaannya, ini perlu saya sampaikan agar dapat dipahami oleh kita semua” lanjutnya.

Menyinggung masalah penyelenggaraan Pemilukada Tahun ini, Bupati mengatakan ”Majelis Ulama Indonesia sebagai salah satu organisasi Mitra Kerja Pemerintah yang sangat strategis terlebih lagi dalam menghadapi dinamika saat ini dan cara pandang masyarakat dalam menyikapi berbagai permasalahan dalam konteks sosial keagamaan dan kemasyarakatan membuat organisasi ini semakin dibutuhkan eksistensinya sekaligus munculnya berbagai tantangan yang harus dihadapi dalam rangka mengayomi masyarakat. Dalam kancah politik praktis saya sangat menghargai sikap MUI yang netral dan ini harus tetap dipertahankan demi terciptanya soliditas organisasi” ujarnya.

Rakerda MUI Kabupaten Pandeglang yang diikuti oleh ratusan orang yang terdiri dari Pengurus Dewan Pimpinan MUI Kabupaten Pandeglang dan Pengurus MUI Kecamatan ini, Sidang-sidangnya terdiri dari Sidang Pleno dan Sidang Komisi. Sidang Komisi terdiri dari Komisi Organisasi dan Rekomendasi dan Sidang Komisi Program.

Kegiatan Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) MUI Kabupaten Pandeglang ini adalah merupakan salah satu Mekanisme Organisasi MUI Kabupaten Pandeglang yang tertuang dalam Pedoman Dasar dan Pedoman Rumah Tangga MUI yang mempunyai tugas dan wewenang untuk melakukan Evaluasi tentang Hasil Kerja Pengurus selama 1 tahun yang lalu, dan merumuskan Rencana Kerja untuk 1 tahun berikutnya serta menetapkan kebijakan organisasi lainnya yang bermuara pada kepentingan dan kemaslahatan.

Berdasarkan hasil evaluasi hasil kerja tahun 2009, MUI Kabupaten Pandeglang tidak pernah memiliki sumber dana yang tetap. Oleh karena itu pelaksanaan Program Kerja sebagian besar bersifat partisipatif, artinya berpartisipasi mendukung dan mengikuti kegiatan yang dilaksanakan baik yang diselenggarakan oleh MUI Provinsi Banten maupun oleh Pemerintah Kabupaten dan Provinsi juga melalui kegiatan Kantor Departemen Agama Kabupaten Pandeglang. Dengan keterbatasan sumber dana tersebut, maka MUI Kabupaten Pandeglang tidak bisa melaksanakan Rencana Kerja Tahunan secara mandiri. (iim-humas)

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s