Lima Kwartir Ranting adakan Orientasi Majelis Pembina (MABI)


Humas – Pandeglang (18/03)

“Lima Kwartir Ranting adakan Orientasi Majelis Pembina (MABI)”

Orientasi Majelis Pembina (MABI)

PANDEGLANG, Lima Kwartir Ranting yaitu Cikedal, Menes, Pulosari, Cisata dan Saketi adakan Orientasi Majelis Pembina Pramuka yang dilaksanakan di Baitul Hamdi Menes pada hari Kamis (18/03). Kegiatan yang diikuti oleh 211 orang ini diikuti oleh para Mabigus dari Kwarran Saketi 57 orang, Kwarran Cisata 38 orang, Kwarran Menes 51 orang, Kwarran Pulosari 27 orang dan Kwarran Cikedal 38 orang.

”Yang mendasari kegiatan ini adalah berdasarkan hasil rapat pengurus Kwarran Cikedal, Menes, Pulosari, Cisata dan Saketi yang dilaksanakan pada tanggal 27 Februari dan 3 Maret 2010, kegiatan ini juga merupakan rencana Akreditasi Gugus Depan dan Sertifikasi Pembina di masing-masing Gugus Depan serta kegiatan ini juga sebagai ajang sosialisasi Undang-undang Pendidikan Kepramukaan” ujar Nurlis MG Ketua Pelaksana Kegiatan ini.

Sementara itu dalam pengarahannya Bupati Pandeglang H.Erwan Kurtubi menekankan pentingnya peran yang dapat dimainkan oleh Gerakan Pramuka dalam meningkatkan pembinaan Generasi Muda Indonesia. ”Sebagaimana kita ketahui Gerakan Pramuka merupakan suatu sistem pendidikan nonformal yang membantu dan melengkapi pendidikan formal. Gerakan Pramuka adalah wahana penting untuk membentuk watak atau karakter dan kepribadiaan nasional bagi generasi muda bangsa. Gerakan Pramuka adalah tempat menempa keterampilan dan pengetahuan, memupuk jiwa disiplin dan membina semangat kebersamaan bagi para anggotanya. Dengan Gerakan Pramuka kita belajar berbagai keterampilan yang tidak diperoleh dibangku sekolah, kita belajar berkomunikasi dengan berbagai kalangan, belajar bermain di alam bebas, membangun keberanian dan tanggung jawab dan belajar memimpin anggota yang lain. Semuanya itu menempa kita untuk mandiri, berani, bertanggung jawab, berdisiplin dan terampil. Sejujurnya saya, kita semua merasa bangga pernah menjadi anggota Pramuka” ujarnya.

Disela-sela kegiatan Bupati mengatakan bahwa Pramuka adalah suatu wahana pelatihan yang mengarah kepada pembentukan watak atau character building dan pelatihan pembentukan sifat kepemimpinan leadership training. “Dengan adanya dua karakter ini, maka bangsa Idonesia akan menjadi bangsa yang unggul, karena tidak mudah menyerah, tidak mudah gamang, tidak pesimis dan tangguh dalam menghadapi tantangan, katanya. (iim-humas)

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s