Peringatan Maulid Nabi di Mandalawangi dimeriahkan oleh berbagai lomba


Humas – Pandeglang (27/02)

PRESS REALESE :

“Peringatan Maulid Nabi di Mandalawangi dimeriahkan oleh berbagai lomba”

Bupati dengan Panitia dari KKN Staisman

PANDEGLANG, Berbagai Lomba meriahkan peringatan Maulid Nabi di Kecamatan Mandalawangi. Kegiatan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kecamatan Mandalawangi dan bekerjasama dengan mahasiswa STAISMAN yang sedang melaksanakan KKN di kecamatan ini menggelar Tri Lomba yang terdiri dari Pildacil, MTQ, dan Qasidah hari Sabtu (27/02).

Dengan tema kegiatan Tingkatkan Ukhuwah Islamiyah, Akulturasi Kehidupan Rasulullah SAW dalam kehidupan menuju Mandalawangi yang madani, saya berharap kegiatan ini akan dapat menanamkan kecintaan kepada Nabi, Kecintaan kepada Rasulullah diungkapkan dalam berbagai bentuk Shalawat dan cara paling utama menunjukkan kecintaan kepada Rasulullah SAW adalah dengan cara meneladani perilaku beliau yang mulia terhadap Allah SWT dan sesama manusia. Perilaku mu’amalah Rasulullah sungguh mulia, demikian disampaikan oleh Roby Bratawijaya selaku Ketua Panitia Pelaksana Peringatan Maulid Nabi tingkat Kecamatan Mandalawangi kali ini.

Sementara itu Koordinator Kecamatan pelaksanaan KKN STAISMAN Rahmatulloh AB, menyinggung masalah KKN, bahwa kegiatan KKN yang dilaksanakan sejak tanggal 4 Pebruari dan akan berakhir tanggal 4 Maret 2010 ini harus terus berupaya dan berusaha agar kegiatan-kegiatannya dapat dirasakan oleh masyarakat setempat. Salah satu bentuk penyelenggaraan kegiatan yang bersentuhan dengan masyarakat adalah dengan diselenggarakannya kegiatan ini. Peserta KKN Staisman yang ada di Kecamatan Mandalawangi ini sebanyak 150 orang dan disebar ke 15 Desa, dengan jumlah sebesar itu ia  berharap agar Kegiatan KKN akan memberikan dampak positif bagi perkembangan pembangunan desa dan kecamatan.

Sementara itu Bupati Pandeglang H.Erwan Kurtubi dalam sambutannya mengatakan bahwa ”Masih banyak hal yang perlu kita lakukan guna meningkatkan pembangunan di Kabupaten Pandeglang ini, apa yang sudah kita kerjakan selama ini dan kita anggap berhasil ternyata belum bisa mencapai hasil yang memuaskan. Hal ini dibuktikan bahwa di Pandeglang masih terdapat 142 Desa yang masih dalam status Desa Tertinggal, ini tentunya harus menjadi pemicu semangat dan motivasi, baik itu aparatur pemerintahan maupun masyarakat untuk bersama-sama membangunan Kabupaten ini. Oleh karena itu saya menghimbau kepada seluruh Elemen Masyarakat dan Aparatur Pemerintahan untuk sungguh-sungguh bekerjasama dalam melaksanakan pembangunan di Kabupaten ini. Kita mendambakan Pandeglang menjadi Pandeglang yang BERKAH, dan ini tentunya harus diawali oleh APARATUR yang harus bisa BEBENAH. Artinya seorang Aparatur harus bisa Bersih, Benar dan Amanah. Manakala aparatur bisa belajar benar, bersih dan amanah, maka program-program yang telah disusun oleh Pemerintah Daerah akan mencapai sasaran yang diharapkan ujarnya. (iim-humas)

Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s