Bupati hadiri beberapa kegiatan keagamaan di berbagai tempat


Humas – Pandeglang (26/02)

PRESS REALESE :

“Kegiatan Keagamaan yang diikuti Bupati Hari Jum’at (26/02)”

Bupati saat mengikuti Peringatan Maulid Nabi di Kp. Kaduronyok Cisata

PANDEGLANG, Berbagai acara keagamaan dihadiri oleh Bupati Pandeglang dari mulai pagi sampai dengan malam hari. Berikut ini adalah kegiatan-kegiatan yang diikuti oleh Bupati hari Jum’at (26/02)

Kecamatan Carita : Pukul 14.00

Bupati Pandeglang H.Erwan Kurtubi saat memberikan sambutan

Kegiatan pertama yang dihadiri oleh Bupati Hari Jum’at (26/02) mengikuti Pengajian Rutin yang dilaksanakan di Kecamatan Carita. Kali ini pelaksanaannya dipusatkan di Mesjid At-Taqwa Maemunah Kampung Sanghyang Desa Sukarame Kecamatan Carita. Pengajian yang selalu rutin dilaksanakan di Kecamatan Carita ini dihadiri oleh puluhan Jemaah.

Hadir dalam acara tersebut selain Bupati Pandeglang H.Erwan Kurtubi juga didampingi oleh Kabag Kesra Abdul Goffar, Kabag Humas Encep Supriyadi, Kasat Polpp Oya Mulyadilaga, Camat Carita Dani Ramdani, Kepala Desa Sukarame Supriyadi, Pengurus DKM At-taqwa dan puluhan jemaah pengajian rutin.

Menurut penuturan salah seorang Ustad yang bernama Ustad Unen dari Kampung Susukan Kecamatan Carita, Pengajian yang secara rutin dilaksanakan ini adalah untuk memperat tali silaturahmi dan sekaligus sebagai ajang Tolabul’ilmi. Dan Pengajian ini semakin hari semakin mulai diminati oleh masyarakat, terbukti dengan semakin menambahnya jamaah setiap kali pengajian rutin dilakukan ujarnya.

Sementara itu Bupati Pandeglang H.Erwan Kurtubi dalam sambutannya mengatakan bahwa ”Masih banyak hal yang perlu kita lakukan guna meningkatkan pembangunan di Kabupaten Pandeglang ini, apa yang sudah kita kerjakan selama ini dan kita anggap berhasil ternyata belum bisa mencapai hasil yang memuaskan. Hal ini dibuktikan bahwa di Pandeglang masih terdapat 142 Desa yang masih dalam status Desa Tertinggal, ini tentunya harus menjadi pemicu semangat dan motivasi, baik itu aparatur pemerintahan maupun masyarakat untuk bersama-sama membangunan Kabupaten ini. Oleh karena itu saya menghimbau kepada seluruh Elemen Masyarakat dan Aparatur Pemerintahan untuk sungguh-sungguh bekerjasama dalam melaksanakan pembangunan di Kabupaten ini. Kita mendambakan Pandeglang menjadi Pandeglang yang BERKAH, dan ini tentunya harus diawali oleh APARATUR yang harus bisa BEBENAH. Artinya seorang Aparatur harus bisa Bersih, Benar dan Amanah. Manakala aparatur bisa belajar benar, bersih dan amanah, maka program-program yang telah disusun oleh Pemerintah Daerah akan mencapai sasaran yang diharapkan ujarnya.

Komplek Cigadung Mandiri  : Pukul 20.00

Bupati saat memberikan Bantuan untuk Anak Yatim

Kehadiran Bupati Pandeglang H.Erwan Kurtubi ditempat ini adalah untuk memenuhi Undangan Panitia Maulid Nabi yang dilaksanakan di Mushola Abu Dzar (Jum’at 26/02). Kegiatan yang dilaksanakan di tempat ini disambut dengan antusias dan meriah oleh Masyarakat Komplek Cigadung Mandiri RW 10 ini. Menurut penuturan Kosasih selaku Ketua RW 10, dalam sambutan yang dibacakannya, bahwa tujuan dan maksud pelaksanaan kegiatan Peringatan Maulid Nabi ini adalah untuk meningkatkan tali silaturahmi masyarakat Komplek Cigadung Mandiri juga dimaksudkan agar Syiar Islam tetap terpelihara ditengah hiruk pikuknya kemajuan jaman, selain itu dengan Peringatan Maulid Nabi ini juga diharapkan ada rasa kepedulian sesama muslim bagi saudaranya yang kurang beruntung. Hal ini kami implementasikan dalam pemberian bantuan bagi anak-anak yatim tuturnya.

Kegiatan yang dihadiri oleh Masyarakat Komplek Cigadung Mandiri ini, rencananya juga akan menghadirkan penceramah yaitu Ustad Munzazi dari Jarokasang Kuranten Pandeglang. Selain Bupati Pandeglang H.Erwan Kurtubi yang hadir ditempat itu. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua TP-PKK Kabupaten Pandeglang Hj. Siti Erna Nurhayati Erwan, Assisten Administrasi Tb. Sudrajat, Kepala Bagian Kesra Abdul Goffar, Camat Karang Tanjung dan sejumlah anak yatim yang akan menerima bantuan.

”Melalui perayaan Maulid Nabi Mu-hammad, Umat Islam diajak serta diingatkan kembali akan sosok pemimpin besar Islam. Banyak hal baik yang patut untuk dicontoh dari sosok Nabi Muhammad. Di antaranya, perilaku/sikap, ucapan/tutur kata. Oleh karena itu, perayaan hari besar agama seperti ini tidak cukup hanya dirayakan begitu saja. Tetapi benar-benar dihayati akan makna dan arti yang terkandung di dalamnya. Disamping itu, melalui perayaan Maulid kita mengenang kembali kelahiran dan sejarah hidup Nabi Muhammad SAW, yang pasti tentu mempunyai makna penting. Selain membawa ma-nusia dalam alam kegelapan ke alam terang benderang, makna maulid juga adalah untuk mengajak umat manusia saling menjaga persaudaraan di antara sesama” demikian disampaikan Bupati saat memberikan sambutannya.

”Maulid Nabi kita rayakan tiap tahun. Kita secara rutin melaksanakannya, baik di masjid, sekolah, maupun perkantoran. Perayaan semacam ini menjadi tidak akan bermakna jika kita menganggap Maulid Nabi sebatas acara seremonial atau rutinitas belaka. Inti dari perayaan Maulid Nabi bukan hanya kegembiraan atas kehadiran beliau dalam sejarah, tapi yang lebih penting dari semua itu adalah meneruskan perjuangan dan cita-cita beliau. Seperti pembelaan atas kaum lemah dan papa, pembebasan kaum tertindas, dan penegakan keadilan. Maulid kita jadikan ajang introspeksi, bukan ajang menghibur diri. Kita introspeksi apa yang salah dengan sikap dan perilaku kita yang tidak sesuai dengan apa yang telah diajarkan Nabi Muhammad. Inilah makna hakiki dari Maulid Nabi Muhammad. Dengan Maulid Nabi Muhammad kita telaah kembali cerita sukses dakwah beliau, kita cari faktor-faktor pendukungnya untuk kita ejawantahkan di era modern ini. Nabi Muhammad berhasil merubah budaya masyarakat Arab dari persaudaraan yang dibangun di atas prinsip kesukuan menjadi persaudaraan yang dibangun atas keimanan. Mari kita jadikan Rabiul Awal dan Maulid Nabi Muhammad sebagai sarana untuk menanamkan pribadi Nabi Muhammad dalam diri kita.”lanjutnya.

Sebelum menutup sambutannya, Bupati Pandeglang menyerahkan bantuan kepada Pengurus Mushola Abu Dzar yang dilanjutkan dengan penyerahan bantuan untuk 54 orang anak yatim, secara simbolis bantuan ini diserahkan kepada dua orang anak yatim yaitu Destri Nur dan M. Alfian.

Kampung Kaduronyok Cisata  : Pukul 21.00

Bupati saat memberikan Bantuan kepada IRMA dan Karang Taruna Kp. Kaduronyok

Ratusan orang jemaah yang menghadiri Peringatan Maulid Nabi di Kp. Kaduronyok Desa Kaduronyok Kecamatan Cisata memadati Mesjid Al-Ihya tempat dilangsungkannya kegiatan ini. Jemaah yang terdiri dari Bapak-bapak dan Ibu-ibu ini sangat antusias mengikuti kegiatan ini, meskipun Bupati hadir agak terlambat, akan tetapi tidak mengurangi rasa hormat masyarakat dalam menyambut kedatangan Bupati beserta rombongannya.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Ikatan Remaja Mesjid Al-Ihya dan bekerjasama dengan Karang Taruna ini, selain dihadiri oleh Bupati Pandeglang H.Erwan Kurtubi yang didampingi Ketua TP-PKK Kabupaten Pandeglang Hj. Siti Nurhayati Erwan, juga dihadiri oleh Kepala Bagian Kesra Abdul Goffar, Kepala Bagian Humas Encep Suryadi, Camat Cisata Yahya Gunawan, Kapolsek Saketi AKP Abadi D Cik Din dan ratusan Jemaah Mesjid Al-Ihya Kaduronyok.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kp. Kaduronyok kali ini juga mengundang Da’i kondang asal Tangerang Ustad Jumhur. Kegiatan Peringatan Maulid Nabi ini mengusung tema ”Dengan semangat Cinta Rasulollah Kita Padukan Langit di Luar, Langit di Badan Bersatu dalam Jiwa”

Agar manusia dapat menyerap rahmat Nabi, tidak ada jalan lain kecuali dengan mencintai dan mengikuti teladan beliau. Untuk menanamkan kecintaan kepada Nabi, maka kita pun diperintahkan pula oleh Allah untuk bershalawat kepadanya. Jadi, shalawat atas Nabi merupakan sarana bagi kita untuk menerima curahan rahmat Allah sebagai konsekwensi dari keimanan kepada Allah dan Nabi-Nya. Jadi, kecintaan kita kepada Nabi agar memperoleh rahmat Allah, pertama-tama harus ditujukan kepada kecintaan dan keterikatan kita pada Alquran. Dan, untuk dapat mengikuti Alquran mestilah mengikuti Nabi. Karena, seperti dinyatakan dalam hadis, akhlak Nabi adalah Alquran. Ini mengandung arti bahwa seluruh kepribadian Nabi merupakan gambaran hidup dari Alquran, dan dengan demikian ini merupakan bentuk konkret dari pengamalan ajaran Islam. Alquran dan ahlul bait adalah dua rahmat Allah yang ditinggalkan Nabi kepada kita untuk dijadikan pegangan hidup yang akan menuntun manusia pada jalan keselamatan. Melalui Alquran kita dapatkan kebenaran ajaran dan risalah ilahiah yang dibawa Rasulullah, dan melalui ahlul bait Nabi kita dapatkan contoh nyata penerapan ajaran Alquran dan Sunnah Nabi secara benar dan konsekwen demikian beberapa point penting yang disampaikan oleh Ustad Jumhur pada saat memberikan ceramahnya.

”Kecintaan kepada Rasulullah diungkapkan dalam berbagai bentuk Shalawat dan cara paling utama menunjukkan kecintaan kepada Rasulullah SAW adalah dengan cara meneladani perilaku beliau yang mulia terhadap Allah SWT dan sesama manusia. Perilaku mu’amalah Rasulullah sungguh mulia” lanjutnya.

Sementara itu Bupati Pandeglang H.Erwan Kurtubi dalam sambutannya mengatakan bahwa ”Memperingati kelahiran Nabi perlu kita maknai bukan sekedar warisan keagamaan nenek moyang. Akan tetapi, arti hakiki dari peringatan itu hendaknya lebih ditekankan pada instropeksi menyeluruh terhadap kualitas diri setiap individu muslim, guna meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW.  Ajaran moral, spiritual, dan sosial sebagaimana yang telah Nabi contohkan harus kita jadikan guide-lines agar jalan keberagaman yang kita tempuh tidak melenceng dari garis-garis besar panduan agama. Keteladanan Nabi tidak akan terserap manakala dijadikan sekedar untuk kegiatan-kegiatan perayaan semata. Sementara ajaran-ajaran yang beliau teladani kita abaikan.
Sungguh pada diri Rasulullah, terdapat huswatun hasanah (suritauladan) yang utuh, bukan uswah yang separuh, dan separuhnya lagi bukan uswah yang separuh bagi manusia ma’shum, tidak ada bagian-bagian dari beliau yang tidak bermanfaat. Karena itu, langkah-langkah beliau sebagai utusan Allah patut untuk kita taati secara menyeluruh pula” ujarnya. (iim-humas)

Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s