Petani Cikeusik berdialog dengan Bupati


Humas – Pandeglang (25/02)

PRESS REALESE :

“Petani Rancaseneng Cikeusik berdialog dengan Bupati Pandeglang”

Saat Panen Raya

PANDEGLANG, Berbagai keluhan, pertanyaan dan pendapat disampaikan langsung oleh para petani yang tergabung dalam GAPOKTAN se-Kecamatan Cikeusik pada acara Panen Raya Padi Non Hibrida di Desa Rancaseneng Kecamatan Cikeusik Hari Kamis (25/02). Sekitar 300 orang petani yang tergabung dalam beberapa Gapoktan menyampaikan keluh kesahnya kepada Bupati Pandeglang H.Erwan Kurtubi dan rombongan, baik tentang masalah pertanian maupun masalah-masalah lain yang berkaitan dengan perkembangan daerah. Topik dialog yang disampaikan diantaranya mengenai Kebutuhan Tenaga Penyuluh baik tentang Peran Penyuluh, Kelangsungan dan Pengangkatan THL menjadi Pegawai Tetap, Kontribusi Sektor Pertanian terhadap Pembangunan Daerah, Kelembagaan Sistem Penyuluhan atau Badan Penyuluhan, Pupuk Bersubsidi, Penanganan Hasil dan Akses Pemasaran, Peningkatan Infrastruktur Pertanian dan Program PUAP.

Suasana dialog yang dikemas secara terbuka dan penuh keakraban diikuti oleh para petani dan undangan yang hadir ditempat itu dengan antusias dan penuh perhatian terkadang diselingi oleh canda tawa yang penuh keakraban dan kekeluargaan. ”Kami merasa bahagia dan senang sekali bisa berdialog langsung dengan bupati dan jajarannya khususnya untuk menyampaikan berbagai masalah yang sedang kami hadapi di daerah ini” demikian tanggapan seorang petani yang berasal dari Desa Tanjungan.

Hadir dalam acara tersebut selain Bupati Pandeglang H.Erwan Kurtubi, juga Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Cahyan Sopyadi, Kepala Kesbangpol Linmas Futoni.Sy, Kepala Dinas Perhubungan dan Kominfo Ferry Hasanudin, Anggota DPRD Kabupaten Pandeglang Muhadi dan Ade Sutrisno, Kepala Kantor Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Hamdani, Kepala Bagian Humas Pandeglang Encep Suryadi, Kepala Satpol PP Oya Mulyadilaga, Ketua MUI Kecamatan Cikeusik KH. Amir, Kapolsek Cikeusik Sunardi, para Kepala Desa sekecamatan Cikeusik, para PPL dan Petani  yang tergabung dalam Gapoktan sekecamatan Cikeusik.

Ketua Gapoktan Kecamatan Cikeusik yang sekaligus Ketua Panitia Panen Raya mengatakan bahwa dari luas 5600 hektar yang siap di Panen hari ini sekitar 500 hektar berada di Desa Rancanseneng, dan yang akan kita panen hari ini luasnya sekitar 200 hektar ujarnya. ”Sebagian besar lahan sawah yang berada diwilayah ini adalah sawah tadah hujan, kami sangat berharap Pemerintah Daerah bisa berupaya membantu kami dengan menambah jaringan irigasi dan merehabilitasi jaringan irigasi yang sudah ada”tuturnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Pandeglang Cahyan Sopyadi mengatakan bahwa pada tahun 2009 Program Aksi Masyarakat Agribisnis Tanaman Pangan Kabupaten Pandeglang telah berhasil mencapai sasaran Panen 95,9% dari sasaran tanam 135,008 Hektar yaitu produksi 576.966 ton GKP, yang setara dengan produksi 282.731,5 ton beras sehingga Pandeglang termasuk daerah yang SWASEMBADA BERAS. Dan pada tahun 2010 direncanakan sasaran Indikatif Tanam untuk padi sawah dan ladang naik 1,89% dari tahun 2009 tuturnya. ”Dalam rangkaian pelaksanaan Program Peningkatan Ketahanan Pangan yang telah dilakukan pada Komoditas Utama yaitu tanaman padi, jagung dan kedelai di Kabupaten Pandeglang sampai saat ini dapat dikatakan BERHASIL. Keberhasilan ini dapat dilihat sampai dengan bulan Desember 2009 dibandingkan dengan luas panen pada tahun 2008, yaitu luas panen padi sawah mencapai 110.552 hektar naik 2,31%, Luas Panen Jagung 3.228 Hektar naik 113,35%, Luas Panen Kedelai 11,932 Hektar naik 158,3%”lanjutnya.

Sedangkan menyinggung masalah kebijakan-kebijakan di Bidang Pertanian yang akan dilaksanakan di Tahun 2010, Cahyan Sopyadi mengatakan bahwa pada tahun 2010 Dinas Pertanian dan Perkebunan akan meningkatkan pengetahuan Kelompok Tani melalui Sekolah Lapang terhadap 780 Kelompok Tani Padi Non Hibrida, 8 Kelompok Tani Padi Hibrida, 100 Kelompok Tani Padi Gogo, 20 Kelompok Petani Jagung, 250 Kelompok Petani Kedelai. Selain itu untuk memperbaiki kualitas dab Kuantitas Benih Pertanian dengan Bantuan Langsung Benih Unggul terhadap 5000 Hektar Padi Non Hibrida, 2000 Hektar Kedelai, 500 Hektar Padi Gogo, 500 Hektar Kacang Tanah, 500 Hektar Jagung, serta dengan memfasilitasi penangkaran benih kedelai seluas 25 hektar untuk penyediaan sarana produksi benih berkualitas bagi petani” sambungnya.

Bupati Pandeglang H.Erwan Kurtubi dalam sambutannya mengatakan bahwa ”Arah Kebijakan Pembangunan Pertanian dan Perkebunan kedepan adalah peningkatan produktivitas pertanian dan perkebunan yang berkelanjutan, ramah lingkungan dengan memperhatikan konservasi sumber daya alam dan air, sehingga peningkatan produksi tidak mengganggu keseimbangan alam, dengan penerapan GAP (Good Agriculture Product). Sehingga produk yang dihasilkan aman bagi konsumen. Hal ini telah dilakukan dibeberapa kecamatan dengan teknologi SRI (Sistem Rice of Intensification) serta bantuan APPO (Alat Pengolah Pupuk Organik) dan RP3O (Rumah Percontohan Pembuatan Pupuk Organik). Oleh karena itu saya menghimbau kepada para petugas khususnya yang membidangi pertanian dan perkebunan harus selalu mendampingi para petani dilapangan disamping mensukseskan ketahanan pangan disamping memanfaatkan potensi sumber daya alamyang ada di daerah” ujarnya.

Menjelang Panen Raya dilaksanakan Bupati Pandeglang H.Erwan Kurtubi berkesempatan memberikan penghargaan kepada Kelompok Tani Berprestasi untuk Kelompok Tani Sido Mulyo I dan II, Poktan Cipta Mandiri, Poktan Sri Mukti dan Poktan Subang Jaya. Sementara itu untuk Gapoktan PUAP Sukses diberikan penghargaan untuk Gapoktan Sumabar Sukawaris, sedangkan Petani Maju diberikan kepada Warsidi, Sumajaya, Suharto dan Karneli.

Penghargaan untuk Pemuda Tani Berprestasi diserahkan kepada Mulyana dan Agus dari Desa Tanjungan, sementara itu untuk Petani Ahli Semangka dan Cabai penghargaan diberikan kepada Radinah, Rawud, Sonya dan Edi. Penghargaan Petani Ahli Mentimun dan Kacang diberikan  kepada Carli, Petani Ahli Bawang kepada Gangsar dan Petani Ahli Jeruk pengharagaan diberikan kepada Agus, Sopian dan Yayah Mulyana.

Selain itu juga diserahkan secara Simbolis Program Sekolah Lapang yang diserahkan kepada Poktan Cilangsir Jaya, Pontan Rancapinang, Poktan Pamatang Jaha dan Poktan Cipta Mandiri. Untuk Penyuluh Pertanian Bupati Pandeglang H.Erwan Kurtubi menyerahkan penghargaan kepada Ajat Sudrajat, Ade Sunarya, Agus Sopian, Ade Aliudin dan Yayan M. (iim-humas)

Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Satu Balasan ke Petani Cikeusik berdialog dengan Bupati

  1. alirmansyah berkata:

    mari kita sukseskan pandeglang jadi salah satu daerah lumbung padi nasional
    yang sadar arti Pertanian yang Organik.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s