Catatan Kecil dari Perjalanan


CATATAN KECIL DARI  SEBUAH PERJALANAN

tetap mencatat, tetap sehat, tetap semangat supaya bisa tetap jalan-jalan dan makan-makan…. hehe..

Pemimpin yang baik pastilah tidak menggunakan semua “unsur-unsur”nya dengan tergesa-gesa, namun mereka tahu kapan menggunakannya. Lantas siapakah pemimpin itu? “pemimpin” ada pada  :

  • Komandan disiplin yang mampu memerintah anak buahnya dengan tegas dan berani tampil ke depan yang memberi arahan dan perintah disertai dengan petunjuk dan pedoman yang jelas,
  • Ada pada seorang Bapak yang bijaksana dan adil, mengayomi anaknya, memberi harapan kehidupan yang bahagia dan menjamin kesejahteraan seluruh anaknya. Pemimpin harus mampu menciptakan suasana tenang, tentram dan damai sehingga anakya dapat hidup tentram, juga dapat membimbing anaknya agar dapat mandiri dan bekerja benar.
  • Ada pada Ibu yang memiliki rasa kasih sayang, yang juga dapat menampung aspirasi, keluhan, laporan dan informasi dari anaknya untuk dianalisa sebagai bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan.
  • Ada pada Guru yang mendidik, mengajar dan melatih pada anak buahnya guna kaderisasi. Guru merupakan sumber ilmu, karenanya seorang pemimpin harus selalu belajar agar ilmu pengetahuannya berkembang dan mempunyai visi yang jauh ke depan. Sebagai guru, seorang pemimpin harus sabar dan dapat menilai secara obyektif hasil karya anak buahnya.
  • Ada pada Kiyai yang taat dalam menjalankan ibadahnya dan mendorong anak buahnya untuk melaksanakan ibadahnya sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing. Pemimpin harus menanamkan moral, nilai-nilai dan norma-norma yang berlaku.
  • Ada pada seorang Pendekar yang melindungi dan mau berkorban demi kebahagiaan anak buahnya. Yang terpenting dari seorang satria adalah rasa malu untuk berbuat curang, menyeleweng, melakukan korupsi dan menyalahgunakan wewenang.
  • Serta ada pada seorang…. Sahabat, yang tidak perlu menjaga jarak dengan menjauhkan diri. sebagai sahabat, seorang pemimpin harus memiliki keakraban, tenggang rasa, mampu berdialog dalam memecahkan masalah yang terjadi. Dengan keakraban, anak buah merasa dihargai sehingga timbul motivasi untuk bekerja lebih giat dan bersemangat.

Beruntunglah bahwa silaturahmi tidak hanya memanjangkan umur namun juga mendapatkan banyak kebaikan, seperti halnya “ilmu kuno” dari mereka.

Semoga berguna…


—————– kembali kehalaman pertama —————–

Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Satu Balasan ke Catatan Kecil dari Perjalanan

  1. saeroji berkata:

    jadi inget kana…………stiap kamu adalah pemimpin…….dan akan ditanya tentang kepemimpinannya………….. sayangnya para pemimpin di negeri ini cenderung mengejar ambisi kekuasaannya saja………….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s